Current News

PENGUMUMAN VOLUNTEER PENGAJAR GKM BATCH 2

Selamat atas terpilihnya kakak-kakak yang lolos tahap seleksi Open Recruitment Volunteer Pengajar GKM Batch 2. Bagi kakak-kakak yang belum lolos, dapat mengikuti kembali open recruitment ini pada tahun yang akan datang.

Bagi peserta yang lolos diharapkan hadir dalam pembekalan volunteer pada hari Minggu, 21 April 2019 di Sekretariat GKM.
Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi/whatsapp (0822-9377-8618 Kak Helma atau 0812-3302-2620 Kak Ripay)

Aidil fitriansyah
Alfina Damayanti Rahman
Andi Suci Ramadhani Mustari
Annisa Ekawahyuni Achmad
Ariani
Arjuan
ASNUR
Asrin
Azizah Arsy
DESLYSARI IRYANTI SALAM
Devi Reskita Cahyani
Dwi Asri Asnani
Fikri Irsyad Muhammad
Firdaus
Harni sumatan
Hestiani
Ikra rahmawati
Iqlima Rizkiyana Toondu
Juniar Ebtaria Lubis
Karyono adi santoso
M. GEMMY LISAR
Marwan
Muh.irsyad
Muhammad Al Ikram Udo
MUHAMMAD MUFLIH KASIM
MURTINI
Muzdalifah
Nur Azizah
NUR ISYA OKTAVIANI ACHMAD
Nurfaliza
Putri aulia said
Putri Pidella
Rianti
RIA ELEN ANGGELINA RITAN
RIDHAWATI
Sahmal
Sarah Arsanti
Siska pratiwi
Sukriadi
ulfa hartati syam
Verawati Ramdani
Wa ode Harni
WA SARI
Waode ira listari

GKM & Para Pencerita Cilik: Pesan dari Lazuardi GIS Ibnu Sina Kendari

Minggu, (03/04/16) untuk kedua kalinya, Gerakan Kendari Mengajar (GKM) diberikan kehormatan menjadi juri pada perlombaan bagi adik-adik usia sekolah. Setelah 20 Maret silam menjadi juri lomba mewarnai yang diselenggarakan oleh AMSA, kali ini kakak-kakak volunteer GKM didaulat menjadi juri untuk ajang Story Telling Competition tingkat Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar.

GKM Pentaskan Angklung di Pentas Seni-Budaya Indonesia-Filipina

Awan hitam tebal menyelimuti Kota Kendari, ketika kakak-kakak volunteer GKM meninggalkan masjid Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, sore itu. Waktu menunjukkan pukul 16.45 WITA, dan kakak-kakak volunteer bergegas menuju Kantor Walikota Kendari.

Memotret MI DDI Mataiwoi

Sejak subuh, hujan deras mengguyur seluruh wilayah kota kendari. Hal itu berimbas pada rencana Kakak-Kakak Volunteer untuk berangkat ke Mowila.Kabupaten Konawe Selatan, yang akhirnya harus tertunda beberapa jam. Hari itu, Selasa, 26 April 2016, Kakak-Kakak Volunteer sudah bersiap sejak pukul 7.00 WITA, untuk bertolak dari Kendari.

Senam Bersama Tamu dari Negeri Kangguru

Sore itu, hujan mengguyur sejak pagi. Menguyupkan pepohonan dan menyusupkan sensasi dingin hingga ke belulang. Langit pekat ditingkahi gemuruh. Para volunteer sempat menciut. Tapi tak urung melangkah. Sesi belajar di Puulonggida tak boleh batal. Karena adik-adik asuh Puulonggida tak pernah hirau pada hujan. Niat baik dicamkan. Perjalanan lancar nyaris tanpa kendala.

Diary Gerakan Kendari Mengajar #8 : Mengasah Harmoni Dalam Melodi

Dengan bimbingan Kak Lita di stand Rumah Tukik kakak-kakak volunteer dengan serius berlatih memainkan lagu Ambilkan Bulan Bu selama 30 menit. Alunan nada “mi re do mi mi mi, mi re do fa fa fa, fa mi re mi sol sol, ....” kemudian terengar.Setelah berlatih dengan waktu yang tidak seberapa lama, saatnya para kakak-kakak volunteer akan unjuk kebolehan di panggung acara.

Diary Gerakan Kendari Mengajar #9 : GKM FUN CAMP ( Arti Baru dari Sebuah Ketulusan)

GKM FUN CAMP adalah kegiatan yang merupakan perwujudan dari sebuah janji yang telah lama dinanti-nantikan oleh adik-adik kami di Puulonggida. Di penanggalan 13 Desember 2014 GKM FUN CAMP akhirnya bisa dilaksanakan. GKM FUN CAMP diisi dengan kegiatan Pentas Seni, Pelepasan Lampion, Api Unggun, dan Games Outbond. Sejak seminggu sebelum kegiatan dilaksanakan, kakak-kakak volunteer telah sibuk mempersiapkannya.

Mengapa Saya Memulai Perjalanan Ini ?

Ini adalah secuil cerita kecil dari pengalaman yang saya alami. Saat itu lokasi KKN kami ditempatkan di luar Kota Kendari tepatnya di Kota Baubau, Kecamatan Sorawolio, Kelurahan Bugi. Lokasi kami, letaknya lumayan jauh dari pusat Kota (bisa di bilang, ujung Kota menuju perbatasan antara Kota Baubau dan Kabupaten Buton). Posko kami ditempatkan pada sebuah bangunan kecil bersama sebuah keluarga sederhana (yang luar biasa baiknya) terdiri dari Kakek, Nenek, Bapak, Ibu dan 4 orang anaknya.

Sepenggal Kisah Dari Mount Isa

Kisah ini baru saja dikirimkan oleh salah seorang volunteer GKM yang berada nun jauh disana, awalnya beliau menyatakan untuk tidak mempublikasikan kisah ini, namun kisah ini perlu dibagi kepada kawan-kawan sekalian. Semoga saja kisah ini kembali mengajak kita untuk bersejenak hening, kembali mengingat fitrah seorang relawan, makna menjadi seorang relawan, dan betapa bernilainya relawan di mata orang lain