Event

GKM Turut Sukseskan Kemenkeu Mengajar 2 Kendari

Setelah mendapatkan penghargaan sebagai organisasi gerakan pendidikan terbaik dalam Penghargaan Pemuda Indonesia (PPI) 2015, kini Gerakan Kendari Mengajar (GKM) menerima apresiasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra). Penghargaan itu diberikan atas partisipasi GKM, dalam mensukseskan even Kemenkeu Mengajar 2 Kendari, pada Senin (23/10).

Kemenkeu Mengajar merupakan salah satu program kerelawanan yang dicetuskan oleh Kemenkeu dalam menyambut hari Oeang (Uang). Pertama kali dilaksanakan pada 2016 lalu, pada peringatan Hari Uang ke-70, program itu hanya dilaksanakan pada 35 Sekolah Dasar (SD) di enam kota, yaitu Jakarta, Banda Aceh, Denpasar, Makassar, Balikpapan, dan Sorong. Suksesnya program tersebut, lantas menjadikannya sebagai program tahunan, dan pada peringatan hari uang ke 71, Kota Kendari juga mendapatkan jatah melaksanakan Kemenkeu Mengajar 2.

Nah, dalam pelaksanaannya, Kemenkeu Pewakilan Sultra memandang, bahwa Gerakan Kendari Mengajar (GKM) mempunyai pengalaman yang layak dibagikan kepada teman-teman relawan Kemenkeu, sehingga GKM mendapatkan kehormatan untuk berbagi pengetahuan dalam dunia relawan dan pendidikan. Para relawan terdiri pegawai aktif Kemenkeu yang memperkenalkan peran Kemenkeu, berbagai profesi yang ada di dalamnya, dan bagaimana negara mengelola perekonomian.

Tentunya, dengan mengusung semangat kerelawanan, pantian tidan memungut biaya apapun dari pihak sekolah, begitu pula sebaliknya para pengajar dan dokumentator bekerja secara sukarela. Kegiatan ini juga bersifat non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), maka setiap relawan Kemenkeu Mengajar, harus merogoh kantong sendiri untuk membiayai persiapan kegiatan di setiap sekolah.

GKM juga mengapresiasi terselenggaranya Kemenkeu Mengajar, sebab itu berarti semakin banyak lilin yang menerangi dunia pendidikan di Indonesia, bukan hanya dari gerakan kepemudaan, namun dari pemerintah itu sendiri. Kemenkeu Mengajar juga diharapkan mampu menularkan semangat kerelawanan kepada seluruh pegawai Kemenkeu dalam berkontribusi terhadap negeri, mengajarkan nilai-nilai kebaikan, serta memberi semangat pada generasi penerus bangsa agar lebih mencintai negeri, sehingga kelak turut berperan dalam mendukung pembangunan.(HMP)

 

Iqro Abdul

Matahari bak pemanggang raksasa di Kamis, 23 januari itu. Tiga volunteer Kendari Mengajar mengunjungi Puulonggida untuk sebuah pelajaran baru. BTA—Baca Tulis Al Qur’an. Sebuah agenda baru yang menjadikan jadwal kunjungan menjadi tiga kali dalam seminggu. Adalah Kak Nur, Kak Yaya, dan Kak Awal, yang hari itu menikmati pengalaman pertama menjadi pengajar Baca Tulis Al Qur’an

Puulonggida Merayakan 22 Desember [Ungkapan Cinta Sederhana, Untuk Mama]

Peran seorang Ibu dalam kehidupan kita sudah tidak bisa dipungkiri lagi dalam kehidupan ini. Bagaimana tidak seorang ibu dapat menjalankan fungsinya sekaligus baik sebagai istri, ibu, teman, kakak, dan sebagian lainnya juga mengabdkan dirinya pada bangsa ini mengisi sebagian ranah publik. Peran ini tentu saja bukanlah hal mudah.

It’s Time for GKM to Contribute

“IT’S TIME FOR YOU(TH) TO CONTRIBUTE” merupakan kalimat yang selayaknya tak sekadar diucapkan oleh para pemuda, melainkan perlu disertai satu tindakan nyata, dalam upaya membangun Indonesia tercinta. Kalimat inilah yang kemudian menjadi slogan utama dalam Satellite Event pada Youthful Social Project Wilayah Kendari yang dihelat Sabtu, 9 Maret 2016 silam

Sepenggal Kisah Dari Mount Isa

Kisah ini baru saja dikirimkan oleh salah seorang volunteer GKM yang berada nun jauh disana, awalnya beliau menyatakan untuk tidak mempublikasikan kisah ini, namun kisah ini perlu dibagi kepada kawan-kawan sekalian. Semoga saja kisah ini kembali mengajak kita untuk bersejenak hening, kembali mengingat fitrah seorang relawan, makna menjadi seorang relawan, dan betapa bernilainya relawan di mata orang lain

Gantungan Kunci Lucu dari kain Flanel

Gantungan kunci punya manfaat tidak kalah pentingnya dengan sebuah kunci, yakni untuk melindungi agar kunci-kunci yang sering kita gunakan tidak gampang tercecer bahkan hilang. Nah kali ini adik-adik binaan GKM berkreasi membuat gantungan kunci dari kain flanel. Gantungan kunci dari kain flanel ini bisa membuat penampilan kita jadi makin keren. Nah berikut cara membuatnya :

GKM Pentaskan Angklung di Pentas Seni-Budaya Indonesia-Filipina

Awan hitam tebal menyelimuti Kota Kendari, ketika kakak-kakak volunteer GKM meninggalkan masjid Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, sore itu. Waktu menunjukkan pukul 16.45 WITA, dan kakak-kakak volunteer bergegas menuju Kantor Walikota Kendari.

English Class : Jebakan Kata-Kata Sulit & Suara yang Mendatangi Joe

Malam menunjukkan pukul 20.25 WITA, ketika kakak-kakak volunteer mengawali Mei dengan melepas penat di sekretariat GKM. Mereka baru saja tiba dari lokasi pengajaran rutin Minggu sore di Puulonggida. Tidak berapa lama setelahnya, suara riuh rendah memenuhi ruangan.

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI OPEN RECRUITMENT VOLUNTEER GKM BATCH 1

Selamat berbahagia kepada semua kakak-kakak yang telah melewati tahap seleksi. Kami ucapkan selamat menempuh hidup baru, karena dalam waktu 3 (tiga) bulan ke depan, komitmen kakak-kakak akan dievaluasi untuk bisa menjadi bagian dari keluarga besar Gerakan Kendari Mengajar.