Ruang Kreatif

Tempat pensil dari botol plastik

Saat ini kita dengan mudah dapat menemukan botol plastik di mana saja. Nah botol plastik yang biasanya menjadi sampak Kali ini disulap oleh adik-adik binaan GKM menjadi tempat pensil . Berikut persiapan yang dapat dilakukan :

Alat dan bahan

  • 2 botol plastik yang berwarna (sprite, mizone, pepsi dll).
  • Resleting berwarna.
  • Lem UHU.
  • Kain flanel
  • Cutter dan gunting

Cara membuat

  1. Potong bagian tengah pada kedua botol tersebut menggunakan cutter (harus didampingi oleh orang dewasa), yang akan kita gunakan adalah bagian bawah/pantat botol.
  2. Lalu gabungkan kedua botol tersebut dengan resleting.
  3. Lem resleting pada bagian sisi kedua botol yang dipotong tadi. Lem menggunakan lem UHU.
  4. Kemudian hiasi tempat pensil dengan kreatifitas menggunakan kain flanel (bisa membuat inisial nama atau gambar-gambar lain)
  5. Kerajinan tempat pensil dari botol plastik selesai.

MERAYAKAN HARI BUKU SEDUNIA

Suasana Museum Sulawesi Tenggara di 23 April sore itu terasa berbeda dari biasanya. Keramaian yang terbentuk di sana bukan ditujukan untuk menyaksikan jejak arkeologi khas museum seperti di hari-hari lain. Melainkan, untuk memperingati World Book Day yang, tahun ini, dirayakan dengan antusiasme yang sedikit istimewa.

Mengapa Saya Memulai Perjalanan Ini ?

Ini adalah secuil cerita kecil dari pengalaman yang saya alami. Saat itu lokasi KKN kami ditempatkan di luar Kota Kendari tepatnya di Kota Baubau, Kecamatan Sorawolio, Kelurahan Bugi. Lokasi kami, letaknya lumayan jauh dari pusat Kota (bisa di bilang, ujung Kota menuju perbatasan antara Kota Baubau dan Kabupaten Buton). Posko kami ditempatkan pada sebuah bangunan kecil bersama sebuah keluarga sederhana (yang luar biasa baiknya) terdiri dari Kakek, Nenek, Bapak, Ibu dan 4 orang anaknya.

GKM Pentaskan Angklung di Pentas Seni-Budaya Indonesia-Filipina

Awan hitam tebal menyelimuti Kota Kendari, ketika kakak-kakak volunteer GKM meninggalkan masjid Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, sore itu. Waktu menunjukkan pukul 16.45 WITA, dan kakak-kakak volunteer bergegas menuju Kantor Walikota Kendari.

GKM dan AMSA: Bersinergi Menoreh Warna

Sekali lagi AMSA (Asian Medical Students Association), sebuah lembaga mahasiswa yang bernaung di bawah Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, menggandeng GKM dalam salah satu event helatannya, yang kali ini, sedikit berbeda dengan event-event yang pernah melibatkan keduanya. Beberapa waktu lalu, AMSA dan GKM telah bersama-sama mengunjungi salah satu daerah transmigrasi di daerah Konawe Selatan.

PENYALURAN DONASI DI MI DDI AL-HIDAYAH MATAIWOI

Setelah sukses dengan penyaluran donasi pendidikan berupa buku bacaan dan pembuatan taman baca tahun 2014 serta donasi buku tulis dan alat tulis tahun 2015, tahun 2016 ini Gerakan Kendari Mengajar (GKM) kembali menyalurkan donasi baju seragam sekolah dan fasilitias sekolah di beberapa sekolah yang ada di Sulawesi Tenggara. Sabtu (24/09/16), sekolah yang menjadi tempat penyaluran pertama adalah MI DDI Al-Hidayah Mataiwoi, Kec. Mowila, Kab. Konawe Selatan.

Catatan Pengajar #7: Sejuta Cahaya Dibalik Debu Nanga-Nanga

Dewasa ini kota kendari telah mengalami kemajuan pembangunan yang cukup signifikan. Pelebaran jalan, luapan ruko-ruko hingga bangunan hotel dan perbelanjaan menjadi hal yang lumrah kita lihat dalam kehidupan kita sehari-hari di kota ini. Pemerintah dan sebagian kalangan di masyarakat mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi masyarakat kota Kendari mengalami kemajuan pesat.

Minggu Ceria Bagian 1 [Ekspedisi Menemukan Harta Karun]

Hari ini adalah hari di mana pertama kalinya kami akan menerapkan agenda Minggu Ceria sesuai rencana kurikulum kami. Seperti biasa, sebelum ke lokasi ajar (Puulonggida), kami akan terlebih dahulu bertemu di sekretariat kami untuk sesi breefing mengenai teknis kegiatan mengajar. Minggu Ceria adalah agenda yang akan diterapkan untuk mengajar adik-adik asuh beraktivitas dengan permainan yang sifatnya menyenangkan tetapi tetap edukatif.

Diary Gerakan Kendari Mengajar #9 : GKM FUN CAMP ( Arti Baru dari Sebuah Ketulusan)

GKM FUN CAMP adalah kegiatan yang merupakan perwujudan dari sebuah janji yang telah lama dinanti-nantikan oleh adik-adik kami di Puulonggida. Di penanggalan 13 Desember 2014 GKM FUN CAMP akhirnya bisa dilaksanakan. GKM FUN CAMP diisi dengan kegiatan Pentas Seni, Pelepasan Lampion, Api Unggun, dan Games Outbond. Sejak seminggu sebelum kegiatan dilaksanakan, kakak-kakak volunteer telah sibuk mempersiapkannya.