Ruang Kreatif

Pajangan kipas dari kertas

Di penanggalan 11 April 2018, adik-adik di daerah binaan BPK seru-seruan dengan membuat pajangan kipas dari kertas. Kipas kertas lipat adalah salah satu bentuk kreasi origami yang paling sederhana namun keindahan dan pesonanya bisa membuatnya menjadi hiasan atau detail pembungkus bingkisan yang indah. Nah kali ini adik-adik di daerah binaan BPK mengkreasikannya dengan gambar mereka. Caranya gampang kok.

Alat dan bahan

  • Kertas karton berwarna (ukuran persegi panjang)
  • Spidol warna
  • Lem FOX
  • Stik eskrim

Cara membuat

  1. Gambarlah di kertas karton menggunakan spidol warna (gambar sesuai selera)
  2. Lipatlah kertas dengan bentuk kipas
  3. Kemudian, di tiap pinggir sisi kertas tempalkan stik eskrim.
  4. Lalu gabungkan ujung stik eskrim agar membentuk kipas tangan.
  5. Panjangan kipas tangan selesai.

Gimana, mudah kan?

Kakak Volunteer Belajar Mendongeng Bersama Kak Heru

Senin 21 mei 2018, gkm memghadiri workshop dongeng "Read aloud" yang dibawakan oleh Kak Heru. Kak heru adalah Pendongeng Profesional yang mewakili Indonesia pada Festival Dongeng Anak di Korea Selatan tahun 2015. Pendiri Komunitas Rumah Dongeng Indonesia dan juga Trainer berbagai workshop dongeng untuk guru TK dan SD.

GKM dan AMSA: Bersinergi Menoreh Warna

Sekali lagi AMSA (Asian Medical Students Association), sebuah lembaga mahasiswa yang bernaung di bawah Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, menggandeng GKM dalam salah satu event helatannya, yang kali ini, sedikit berbeda dengan event-event yang pernah melibatkan keduanya. Beberapa waktu lalu, AMSA dan GKM telah bersama-sama mengunjungi salah satu daerah transmigrasi di daerah Konawe Selatan.

GKM Games Competition

Gerakan Kendari Mengajar dengan bangga mempersembahkan “GKM GAMES COMPETITION” dalam rangkaian Kegiatan Pameran Informasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif (IPEK) 2014, yang diselenggarakan oleh Talenta Kreasi (TALK) bekerjasama dengan komunitas-komunitas di kota Kendari. GKM Games Competition adalah kegiatan kompetisi yang melatih kreatifitas anak-anak, khususnya anak usia SD dan SMP di Kota Kendari.

Kendari Mengajar Invasi Nanga-Nanga [Harapan Itu Masih Ada]

Saat mendengar kata Nanga-Nanga disebutkan, hampir dapat dipastikan pikiran warga Kota Kendari akan melayang pada sebuah wahana air terjun yang jernih, dalam kepungan pepohonan raksasa yang rimbun. Kendari Mengajar membutuhkan kurang lebih tiga bulan untuk akhirnya bisa mengunjungi Nanga-Nanga, yang telah ditetapkan sebagai lokasi ajar kedua Gerakan Kendari Mengajar.

Sepenggal Kisah Dari Mount Isa

Kisah ini baru saja dikirimkan oleh salah seorang volunteer GKM yang berada nun jauh disana, awalnya beliau menyatakan untuk tidak mempublikasikan kisah ini, namun kisah ini perlu dibagi kepada kawan-kawan sekalian. Semoga saja kisah ini kembali mengajak kita untuk bersejenak hening, kembali mengingat fitrah seorang relawan, makna menjadi seorang relawan, dan betapa bernilainya relawan di mata orang lain

Senam Bersama Tamu dari Negeri Kangguru

Sore itu, hujan mengguyur sejak pagi. Menguyupkan pepohonan dan menyusupkan sensasi dingin hingga ke belulang. Langit pekat ditingkahi gemuruh. Para volunteer sempat menciut. Tapi tak urung melangkah. Sesi belajar di Puulonggida tak boleh batal. Karena adik-adik asuh Puulonggida tak pernah hirau pada hujan. Niat baik dicamkan. Perjalanan lancar nyaris tanpa kendala.

Rifal, Jagoan Cilik dari Lembah Dosa

isinilah pertama kalinya saya kemudian berkenalan dengan salah seorang anak penghuni lembah dosa, yang bernama Rifal . Dia mengenakan baju merah lengan panjang dan celana merah sekolah dasar, tanpa alas kaki dengan kalung mirip rantai mengelilingi lehernya

English Class : Jebakan Kata-Kata Sulit & Suara yang Mendatangi Joe

Malam menunjukkan pukul 20.25 WITA, ketika kakak-kakak volunteer mengawali Mei dengan melepas penat di sekretariat GKM. Mereka baru saja tiba dari lokasi pengajaran rutin Minggu sore di Puulonggida. Tidak berapa lama setelahnya, suara riuh rendah memenuhi ruangan.